Menjelajahi Luasnya Distribusi Tuna Sirip Kuning

By. Nevanda - 10 Aug 2023

Bagikan:
img

makanansehat.co.idTuna sirip kuning (Thunnus albacares) adalah spesies ikan pelagis luar biasa yang telah menarik perhatian para penggemar kelautan, nelayan, dan ahli kuliner. Terkenal karena kecepatannya yang luar biasa, warnanya yang cerah, dan rasanya yang lezat, distribusi tuna sirip kuning membentang di berbagai wilayah samudra. Artikel ini akan membahas pola distribusi tuna sirip kuning yang menarik dan perilaku migrasi mereka.

 

Baca juga: Ketahui 10 Ikan Laut Berlemak Tinggi


Habitat dan Persebaran


Tuna sirip kuning tersebar luas di seluruh samudra di dunia, menyukai perairan yang hangat dan beriklim sedang. Jangkauan mereka meliputi wilayah tropis dan subtropis, biasanya berada di perairan dengan suhu antara 18°C dan 30°C (64°F hingga 86°F). Spesies ini dapat ditemukan di Samudra Atlantik, Pasifik, dan Hindia, dan distribusinya terkait erat dengan ketersediaan mangsa yang sesuai dan kondisi lingkungan.


Samudra Atlantik: Di Atlantik, tuna sirip kuning dapat ditemukan mulai dari Teluk Meksiko dan Laut Karibia hingga perairan di lepas pantai Afrika Barat dan Eropa. Mereka sering ditemukan di lautan terbuka, di dekat struktur bawah laut seperti gunung laut, pulau-pulau samudra, dan puing-puing terapung.


Samudra Pasifik: Tuna sirip kuning sangat melimpah di Pasifik, dengan populasi besar di Pasifik Timur, Pasifik Barat, dan Pasifik Tengah. Mereka tumbuh subur di perairan hangat dekat khatulistiwa dan diketahui bermigrasi dalam jarak yang sangat jauh.


Samudra Hindia: Samudra Hindia merupakan habitat penting bagi tuna sirip kuning, terutama di daerah-daerah seperti Laut Arab, Teluk Benggala, dan perairan di sekitar Indonesia dan Australia.

 

Baca juga: Ketahui Proses Pembuatan Kerupuk Ikan


Perilaku Migrasi


Salah satu aspek yang paling menarik dari tuna sirip kuning adalah perilaku migrasi mereka yang luar biasa. Ikan ini terkenal dengan perjalanan jarak jauhnya untuk mencari makanan dan kondisi perkembangbiakan yang optimal. Mereka melakukan migrasi musiman melintasi bentangan samudra, dan sering kali membentuk kawanan besar selama perjalanan. Migrasi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti suhu air, ketersediaan mangsa, dan lokasi tempat bertelur.


Selama migrasi, tuna sirip kuning dapat menempuh jarak ribuan kilometer, menjadikannya penghubung penting dalam ekosistem laut dengan mendistribusikan nutrisi dan energi. Pergerakan mereka juga memiliki implikasi yang signifikan bagi pengelolaan perikanan dan upaya konservasi.


Penyebaran tuna sirip kuning merupakan bukti kemampuan beradaptasi dan pentingnya spesies ini dalam ekosistem laut. Dari perairan hangat Atlantik hingga Pasifik yang luas dan Samudra Hindia yang semarak, preferensi habitat dan perilaku migrasi tuna sirip kuning menyoroti peran mereka sebagai duta laut global. Ketika kita terus mengeksplorasi, mempelajari, dan melestarikan makhluk luar biasa ini, sangat penting untuk mencapai keseimbangan antara menikmati kelezatan kulinernya dan memastikan kelestariannya untuk generasi mendatang.

 

Baca juga: Cara Memilih Cumi-Cumi Segar untuk Hidangan Anda




Whatsapp Logo
Start a Conversation Hi! Click one of our member below to chat on Whatsapp